Weblog | Members area : Sonny Dogopia | Sign in

"...I Believe in my life, with Jesus christ..." ~Sonny Dogopia's Motto~


KRONOLOGI PENEMBAKAN WARGA SIPIL PAPUA

Selasa, 05 Juni 2012

Share this history on :

Pubhlised by Pena dan Goresan Jiwa *)

(Foto:facebook.com/John Pakage)

YESA MIRIN (21 tahun) adalah Mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura tertembak peluruh aparatus Negara di Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua pada 4 Mei 2012, korban tewas tertembak.

Yesa meninggal pukul 11.00 WIT di lokasi kejadian, kampung Harapan. Jenazahnya kemudian dibawa oleh pihak keamanan bersama korban luka-luka ke rumah sakit Yowari.

Yesa meninggal akibat penembakan dan penganiayaan aparat keamanan yang menghadang dan membubarkan masa aksi. Korban menggunakan Truck dari arah Sentani menujuh Abepura dan selanjutnya akan melakukan aksi Damai menuntut polisi untuk segera mengungkap pelaku penembakan warga Jerman di Jayapura, Papua.

Menurut saksi mata yang berada bersama, korban duduk di pinggir bak truck menghadap ke depan dan kena tembakan dari belakang. Ia jatuh ke badan jalan. Lalu polisi datang, pegang leher dan memutar leher, mati di tempat.

Peluru masih bersarang di tubuh korban. Saat keluarga mendengar bahwa Yesa tertembak dan mati lalu telah dibawah ke rumah sakit, keluarga mendatangi rumah sakit pada waktu yang sama. Keluarga belum bisa melihat mayat karena polisi mengisolasi rumah sakit dengan penjagaan ketat.

Yesa Mirin adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Yesa terdaftar sebagai mahasiswa fakultas sejarah di Universitas Cenderawasih semester 2 dengan Nomor Induk Mahasiswa 0110140376.

Korban Tertembak sebelum menggelar aksi damai yang hendak diselenggarakan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Tiga hari sebelum aksi, Kordinator Lapangan (Korlap) atas nama Warius Wetipo dari KNPB telah memberikan surat Ijin kepada pihak Kepolisian Daerah Papua untuk melakukan aksi Damai.

Selanjutnya KNPI telah menyepakati beberapa lokasi untuk tempat kumpul massa.Korban merupakan anggota KNPB yang berdomisili didaerah Sentani, Jayapura, Papua.

Tujuan aksi KNPB adalah demo Damai untuk mendesak pihak kepolisian agar segera mengungkap kasus penembakan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. Diantaranya; penembakan 5 warga Papua di Paniai Degewou dan 1 anggota KNPB ditembak oleh aparat di Jayapura pada tanggal 1 Mei 2012 , penembakan terhadap warga asing asal Jerman di Pantai Base G di Jayapura dan kasus-kasus penembakan lainya di Papua.

Massa aksi demo di beberapa titik kumpul sentral seperti di Sentani, Expo Waena dan Kota Madyaa Jayapura. Massa belum sampai ke lokasi aksi aparat keamanan kepolisian Polda Papua dan BRIMOB, menghadang massa pada pukul: 10:20 WIP Pihak Kepolisian dan Brimob dengan peralatan lengkap,seperti satu pangser alat perang, dua gas air mata, dengan menggunakan 4 truk dalmas Polisi, milik Polda Papua, memalang.

Aparat Keamanan menghadang dan mengancam dengan kekuatan peralatan perang lengkap, aksi massa menyelamatkan diri sambil melarikan diri ke pinggiran Danau Sentani dan hutan-hutan di kampung Harapan.Kemudian, dalam hadangan pemalangan para demostran ini, polisi juga sempat keluarkan tembakan hingga 1 warga tewas dan 2 warga luka-luka dan saat ini masih dirawat di ICU Rumah Sakit Yawari, Sentani, Papua.

Berikut nama-nama korban dibawah ini:
Nama Lengkap    : Paniel Yablo
Umur                 : 20 thn
Suku Bangsa        : Ngalum Pegunungan Bintang-West Papua
Pekerjaan           : Mahasiswa
Keterangan         : Kena tembakan di bagian tangan kiri tembus mengakibatkan kritis,   Saat ini dirawat di Rumah Sakit Yowari, Sentani, Papua.

Nama Lengkap    : Yesa Mirin
Umur                 : 21 thn
Suku Bangsa        : Ngalum, West Papua
Pekerjaan           : Mahasiswa Universitas Cenderawasih, Simester II, Jurusan Sejarah
Keterangan         : Korban tertembak lalu jatuh di TKP, selanjutnya dibunuh setelah ditangkap oleh aparat, Kepolisian dan Brimob Polda Papua. Selanjutnya pihak aparat mengantar ke rumah sakit yowari.

Nama Lengkap      : Esan Sobolim
Umur                   : 23 thn
Pekerjaan             : Pelajar Mahasiswa
Suku Bangsa          : Yahukimo-West Papua
Keterangan           : Korban tulang tangan kanan patah, aparat memukul korban dengan popor senjata mengakibatkan tulang tangan kanan patah.

Jakarta, 6 Mei 2012 Sumber: Nasional Papuan Solidaritas
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 komentar:

Posting Komentar

:.Kawan, ko penting. Beri Komentar ee?.:

::.. Komentar mu lebih berharga dari Harta dan Jabatan. Thanks... ;-) ..::